Selasa, 22 Desember 2015

Sejarah, Makna, serta Resep membuat LUMPIA

Arti Kata Lumpia

Lum Pia, Nomina ( kata benda) penganan berupa dadar yang diisi daging, rebung dan sebagainya, lalu digulung dan biasanya di goreng.


Makna Lumpia

Lumpia, dalam bahasa mandarin disebut Chun Juan. Juan berarti gulungan dan Chun berarti musim semi. Kehadiran lumpia mempunyai makna harapan, agar semua manusia dapat lebih meningkatkan rasa cinta kasih kepada sesame, Interprestasi dari kata gulungan bahwa manusia di seluruh bumi ini bersatu tanpa memandang perbedaan seperti halnya gulungan tersebut.


Lumpia-Paduan Cita Rasa Budaya Tionghoa & Indonesia

          Bukan hanya tarian, musik, dan gaya berpakaian Indonesia yang mendapatkan pengaruh dari budaya luar, makanan juga. Dalam hal ini adalah lumpia. Pengaruh yang diterima oleh Indonesia dalam kuliner yang satu ini tidak datang terlalu jauh.  Pengaruhnya masih berasal dari Asia, yaitu Tionghoa.
          Oleh kebudayaan Tionghoa sendiri, Lumpia kerap kali disebut dengan ejaan Lun Pia. Beda lidah, beda cara pengucapan itulah sebabnya Lun Pia berubah nama menjadi Lumpia ketika diucapkan oleh masyarakat Indonesia. Proses perubahan nama tersebut pastinya terjadi seiring berjalannya waktu.
         Menurut tradisi masyarakat Tionghoa, Lun Pia atau Lumpia ini merupakan kuliner tradisional masyarakat Tionghoa. Lumpia atau Lun Pia adalah panganan yang terbuat dari lembaran tipis adonan yang terbuat dari tepung gandum dan dibentuk kulit. Kulit tersebut nanti nya digunakan untuk membungkus isian Lumpia. Umumnya isian Lumpia terdiri dari irisan rebung, sayuran segar, daging-dagingan, seafood & telur.
          Ketika makanan ini menjadi bagian dari kuliner di Indonesia, isian Lumpia pun disesuaikan dengan selera lidah masyarakat Indonesia. Namun sebagian besar isian Lumpia di Indonesia tidak jauh-jauh berbeda dengan irisan-irisan yang telah disebutkan diatas. Bedanya bisa dipastikan terdapat dibagian bumbu. Karna tentu saja bumbu khas Tionghoa dengan bumbu Indonesia memiliki perbedaan, meskipun tidak terlalu signifikan.

Asal Mula keberadaan Lum Pia di Indonesia

            Menarik rasanya ketika membicarakan akulturasi budaya, dalam hal ini, makanan dari dua kebudayaan yang berbeda. Akan ada banyak hal yang diceritakan. Mulai dari perpaduan cita rasa, penyesuaian cita rasa dan cerita-cerita menarik lainnya. Tidak jauh berbeda dengan Lumpia yang satu ini.
           Karena Lumpia merupakan hasil dari perpaduan dari dua kebudayaan yang berbeda, antara Tionghoa, sebuah proses pencampuran pasti dimiliki oleh cerita hadirnya Lumpia ditengah-tengah masyarakat Indonesia. Mengingat sebuah proses, pasti dapat dipastikan bahwa keberadaan Lumpia di Indonesia pasti sudah cukup lama. Cerita tentang keberadaan Lumpia di Indonesia ini diawali dengan hadirnya seorang keturunan Tionghoa di Indonesia.
            Keturunan Tionghoa bernama Tjow Hay Yoe tersebut kemudian menikah dengan seorang masyarakat Indonesia bernama Wasih. Dan memilih Semarang sebagai tempat tinggal untuk kehidupan barunya. Warisan resep Lun Pia yang dimiliki oleh keturunan Tionghoa tersebut kemudian dikembangkan sebagai sebuah usaha. Produksi Lumpia pun terjadi.
             Makanan Tionghoa yang dibawa masuk ke Indonesia ini pertama kali diperkenalkan pada masyarakat luas dalam sebuah ajang olahraga. Pada pesta olahraga yang diadakan dalam masa pemerintahan Presiden Soekarno bernama GANEFO inilah, Lumpia pertama kali dijajakan. Keturunan Tionghoa tersebut sepertinya cukup pintar memanfaatkan momentum. Di acara tersebut, akan ada banyak masyarakat yang datang, dan pada akhirnya berimbas pada Lumpia yang dijajakannya.

RESEP MEMBUAT LUMPIA

Bahan kulit Lumpia :
 ·         400gr tepung terigu
 ·         325 ml air
 ·         1 butir telur yang sudah dikocok
 ·         1 sdm air kapur sirih
 ·         1 sdm minyak goreng
 ·         Garam secukupnya

Bahan isi Lumpia :
·         150gr daging ayam cincang
·         75gr wortel, iris korek api
·         50gr rebung / bengkoang, iris korek api
·         4 siung bawang merah, cincang halus
·         4 siung bawang putih, cincang halus
·         2 sdm minyak untuk menumis
·         1 buah daun bawang, potong kecil
·         ¼ merica bubuk
·         ½ sdm kecap manis
·         Garam secukupnya

CARA MEMBUAT KULIT LUMPIA
·         Pertama-tama campurkan air, garam, air kapur sirih, kemudian aduk hingga rata
·         Setelah itu masukan tepung terigu kedalam adonan, lalu tuangkan campuran air di atas secara sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata
·         Kemudian masukan telur, uleni hingga adonan tercampur rata
·         Masukan minyak goreng, uleni hingga rata, diamkan selama kurang lebih 30 menit
·         Panaskan Teflon, angkat
·         Kemudian tuang akatdonan hingga rata selagi Teflon masih dalam keadaan hangat, masak diatas api sedang hingga adonan bisa dilepas, angkat
·         Kulit Lumpia siap untuk digunakan

CARA MEMBUAT ISI LUMPIA
·         Panaskan minyak goreng terlebih dahulu, kemudian  tumis bawang merah dan putih dahulu hingga harum, kemudian masukan ayam cincang, aduk-aduk hingga rata
·         Setelah itu campurkan wortel hingga matang, tambahkan taoge & rebung, aduk lagi hingga rata
·         Lalu masukan saus tiram, kecap manis, gula pasir, garam dan merica bubuk, kemudian aduk hingga rata sampai bumbu meresap dan semua campuran merata, angkat
·         Siapkan kulit Lumpia, lalu isi dengan 2 sendok bahan isian yang telah matang, gulung Lumpia, dan rekatkan dengan putih telur
·         Selanjutnya panaskan minyak goreng, goreng Lumpia hingga kulit Lumpia kering dan berwarna kecoklatan, angkat dan tiriskan
·         Lumpia goreng siap disajikan
·         Anda dapat menyajikan Lumpia goreng dengan saus sambal atau sambal kacang
                         



PENJUAL LUMPIA DI TANGERANG

LUMPIA KHAS SEMARANG, Berada di depan Bank BCA pasar lama,Tangerang,Banten.
Almost recommended :)

Nama Anggota Kelompok :
Arlia Halim Gautama (20140710244)
Andri Wijaya (20140700056)
Natalia Debbora Pelle (20140710256)